Dipublikasikan: 2023-12-30 22:12

Kriteria Ideal untuk Calon Induk dan Pejantan Kambing

Pentingnya memilih calon induk dan pejantan kambing yang tepat tidak dapat diabaikan dalam usaha peternakan. Kriteria untuk calon induk kambing yang ideal memasukkan beberapa faktor kunci untuk memastikan pertumbuhan yang optimal dan hasil panen yang maksimal.

Calon Induk Kambing yang Ideal

  • Bentuk Tubuh yang Seimbang: Calon induk ideal memiliki tubuh yang seimbang dengan dada yang dalam dan lebar. Garis punggung dan pinggangnya harus lurus, sementara tulangannya besar dan sehat tanpa tanda-tanda obesitas.
  • Karakter Jinak: Penting bagi calon induk untuk memiliki karakter yang jinak dan tidak galak, mempermudah manajemen dan keberlangsungan pemeliharaan.
  •  Kaki yang Lurus: Keempat kaki calon induk harus lurus, dan tumitnya tinggi, memberikan kestabilan dan keseimbangan yang diperlukan untuk mobilitas yang baik.
  • Gigi Lengkap dan Merumput dengan Baik: Calon induk sebaiknya memiliki jumlah gigi lengkap, kemampuan merumput dengan baik, dan rahang atas/bawah yang rata.
  • Jumlah Anak yang Ideal: Terlahir dari dua pranakan atau anak tunggal, memberikan kepastian kesehatan dan kekuatan genetik.
  • Ambing yang Simetris: Bentuk ambing yang simetris, tanpa menggantung atau memiliki puting yang bercabang, mendukung proses pemberian ASI kambing yang efisien.

 

Calon Pejantan Kambing yang Ideal

  • Ukur Tubuh yang Besar dan Panjang: Pejantan yang ideal memiliki ukuran tubuh yang besar dan panjang, dengan tulang belakang yang besar. Bagian belakang yang lebih tinggi dan lebih besar menjadi nilai tambah.
  •  Bentuk Dada Lebar: Dada yang lebar merupakan indikator kekuatan dan kapabilitas reproduksi yang baik.
  •  Keadaan Tubuh yang Gagah: Perawakan gagah dan aktif menjadi ciri khas pejantan yang ideal. Tidak terlalu gemuk, tetapi tetap memiliki nafsu kawin yang tinggi.
  •  Kaki yang Lurus dan Kuat: Pejantan sebaiknya memiliki seluruh kaki yang lurus dan kuat, memberikan daya tahan dan mobilitas yang diperlukan.
  •  Lahir dari 2 Bersaudara atau Tunggal: Asal dari dua bersaudara atau tunggal dapat memberikan kejelasan genetik dan riwayat kesehatan.
  • Usia yang Tepat: Usia ideal untuk calon pejantan berada di antara 1,5 hingga 3 tahun, mengindikasikan kematangan seksual dan reproduksi yang baik.

Memahami dan mempertimbangkan kriteria-kriteria ini adalah langkah penting dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan peternakan kambing yang sukses.

Sumber: https://sumbarprov.go.id/home/news/7931-cara-ternak-kambing-cepat-gemuk-dan-hasil-panen-maksimal

Kambing ; induk ; peternakan
Berita Lainnya
Mengenal Kambing Perah Sapera: Keunggulan dan Potensinya dalam Industri Peternakan

Kambing perah Sapera merupakan salah satu jenis kambing perah yang sedang naik daun di kalangan pete

Tingkatkan Produksi Susu Kambing Perah

Menteri Pertanian Mentan Andi Amran Sulaiman mendorong para peternak kambing perah dan susu untuk me

Membongkar Fakta di Balik Praktik Kontroversial (Perut Sapi Ditusuk)

Di dunia peternakan, perut sapi yang ditusuk untuk mengeluarkan gas metana merupakan praktik yang ta

Bagaimana Cara Menghitung Pembagian Daging Qurban?

Bagi para panitia qurban yang bertugas memotong dan mendistribusikan daging, sangat penting untuk me

Apakah Benar Hewan Qurban Harus Jantan ?

Ibadah kurban merupakan salah satu amalan penting dalam agama Islam yang dilaksanakan pada Hari Raya

Tips Memilih Hewan Kurban Yang Sehat dan Berkualitas

Idul adha tinggal menghitung hari Bagi umat Islam, momen istimewa ini menjadi waktu untuk melaksanak

Kelebihan Sapi Limosin sebagai Hewan Kurban

Sapi Limosin, dikenal sebagai sapi pedaging premium asal Perancis, kini menjadi primadona di antara

Susu Sapi Minuman Sehat dengan Segudang Manfaat

Susu sapi, minuman yang sudah lama dikenal dan digemari banyak orang, bukan hanya lezat tapi juga ka

Meracik Pakan Sapi dan Domba Yang Sehat dan Bergizi

Pakan merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas sapi dan domba

Potensi Pengembangan Sapi Potong di Kabupaten Sumedang

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perikanan